Home / Uncategorized / Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Optimis Jadi Juara

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Optimis Jadi Juara

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Optimis Jadi Juara – Ganda paduan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali beraksi. Ganda paduan Korea Selatan, Search engine optimization Seung-jae/Chae Yoo-jung, jadi lawan pertama mereka di pertandingan bulu tangkis perseorangan Asian Games 2018. Berlaga di Istana olahraga GBK pada Jumat (24/8/2018), Owi/Butet sukses mengemas kemenangan 22-20, 21-17 atas Seung-jae/Yoo-jung.

Permainan cepat jadi langkah yg pas untuk menggambarkan awal pertandingan ini. Kala tempat 3-3 saja, udah muncul reli panjang yg didominasi oleh gabungan serangan cepat ke dua pasangan.

Akhir reli ini dikit anti-klimaks untuk Seung-jae/Yoo-jung yg demikian gigih membuat serangan. Pemicunya, satu pukulan pendek yg dilepaskan oleh Owi tidak berhasil ditangkap oleh mereka. Sesudah unggul tipis 4-3, Owi/Butet mengusahakan ambil alih permainan. Smes Butet sukses melebarkan jarak jadi 5-3. Selanjutnya, dalam waktu cepat score berubah jadi 7-4.

Owi/Butet berulangkali memperoleh angka dari kekeliruan permainan net lawan. Termasuk juga, kala mereka mengamankan kelebihan 8-4. Dipicu, Seung-jae/Yoo-jung tidak berhasil menyeberangkan shuttlecock dari ruangan depan netnya sendiri.

Butet memang di ujung pensiun, namun ia belum juga kehilangan ketajamannya. Smes kencangnya sukses bikin timnya mendulang angka kala tempat 9-5. Begitu juga yg berlangsung kala tempat 10-8.

Dari pada di tempat awal mulanya, kesempatan ini Owi/Butet tampak lebih dinamis bertukar urutan. Butet bahkan juga tidak kuatir untuk ambil alih ruangan belakang yg rata-rata ditangkap Owi serta membuat serangan dari sini. Serta langkah tadi memang sukses. Smes tajamnya tutup interval dengan kelebihan 11-8.

Sesudah interval, Owi/Butet pernah ada masalah melayani permainan cepat Seung-jae/Yoo-jung. Tiga point berturut-turut diperoleh oleh ganda Korsel itu serta bikin tempat sama kuat 11-11, serta berlanjut ke 12-12. Menyamai permainan cepat Seung-jae/Yoo-jung, Owi juga menggagas serangan cepat dengan pukulan-pukulan menyilang. Langkah tadi sukses serta mengantarkan Owi/Butet pada kelebihan 14-12.

Lucunya, walaupun sebetulnya belum juga unggul-unggul sangat karena kedudukannya tetap 15-13, Owi terlihat tidak ingin kehilangan kesenangan kala memainkan peran pertandingan. Ditengah dorongan lawan, ia
mengembalikanshuttlecock sembari kerjakan pergerakan akrobatis dengan melewatkan pukulan dari celah ke dua kakinya. Cuma, keterlambatan Butet terima bola membikin reli panjang itu selesai dengan satu point penambahan untuk lawan.

Gempuran serangan Seung-jae/Yoo-jung belum juga berhenti. Mereka sukses mempersempit jarak jadi 16-17 lantaran serangan berturut-turut yg diperuntukan terhadap Owi. Jika jadi perhatian, sesudah interval, jarak score pada Owi/Butet serta Seung-jae/Yoo-jung tidaklah terlalu jauh. Kecenderungannya, cuma berselisih dua point.

Permainan cepat Korea Selatan memang cukuplah menyusahkan Owi/Butet di selama gim pertama. Kecenderungannya mereka akan mengarahkan serangan berturut-turut ke satu pemain yg sama sampai pemain itu terjepit. Karena arahnya hanya di situ-situ saja, pemain yg satu tidak bisa mengover serangan itu.

Ketinggal 18-19, smes Butet sukses menyamai tempat jadi 19-19. Di lain sisi, permainan panjang serta cepat lawan ini demikian efisien memancing Owi/Butet kerjakan kekeliruan sendiri. Kesuksesan Seung-jae/Yoo-jung menyamai tempat jadi 20-20 dengan terlebih dulu diawali pukulan Butet yg melebar.

Berita baiknya, pukulan Owi yg sepintas tampak tidaklah terlalu kencang namun ke arah kanan lapangan lawan, bikin tempat jadi 21-20. Selanjutnya, kegagalan Yoo-jung menyeberangkanshuttlecock dari net bikin kemenangan 22-20 di gim pertama jadi punya Owi/Butet.

Tidak ingin teperdaya dalam kendali permainan lawan, Owi/Butet mulai gim ke dua dalam waktu cepat. Point buat point di rebut serta membawa mereka memimpin 9-4. Kala tempat 10-7, Owi kembali bersenang-senang.

Tembakan menyerang Seung-jae ditangkap Owi dengan menyilangkan tangan kanannya ke belakang leher. Hebatnya, pukulan jenis itu sukses mengantarkan shuttlecock melalui net. Score 11-7 yg menandai kelebihan Owi/Butet di interval diperoleh karena pukulan Yoo-jung cuma bikin shuttlecock mengenai net.

Walaupun udah memimpin interval, Owi/Butet juga tidak kalis dari eror. Kala tempat 13-10, pukulan Butet yg menabrak net berikan satu angka gratis untuk Seung-jae/Yoo-jung. Dua kekeliruan berturutan berikan dua angka lagi untuk Indonesia serta membuat perubahan score jadi 17-13.

Begitu juga sewaktu Owi/BUtet unggul 19-15. Match poin sukses direngkuh karena pukulan Yoo-jung yg kembali mengenai net. Cuma, Owi/Butet terus kerjakan kekeliruan serta membuat perubahan score jadi 20-16 sampai 20-17. Untung, kekeliruan servis Yoo-jung membuat perubahan tempat match poin barusan jadi kemenangan 21-17 untuk Owi/Butet.

About admin