Home / BERITA BOLA / Keputusan Liverpool Melepas Nathaniel Clyne ke Bournemouth Dianggap Fatal

Keputusan Liverpool Melepas Nathaniel Clyne ke Bournemouth Dianggap Fatal

Keputusan Liverpool Melepas Nathaniel Clyne ke Bournemouth Dianggap Fatal – Perform Liverpool tengah alami penurunan sejak perubahan tahun. Ketetapan melepas Nathaniel Clyne ke Bournemouth dipandang fatal serta membahayakan misi juara liga.

Sesudah akhiri 2018 dengan mantap, Liverpool kembali lagi terkena sindrom Januari dimana perform mereka alami penurunan. Perihal ini berlangsung sejak Juergen Klopp melatih disana, umumnya sebab agenda padat yang membuat beberapa pemain cedera.

Semenjak awal tahun, Liverpool baru mencapai dua kemenangan, dua seri, serta dua kekalahan di semua pertandingan. Dua hasil imbang paling akhir didapatkan di Premier League waktu berjumpa Leicester City serta West Ham United.

Perform beberapa pemain Liverpool tidak kembali garang terutamanya di posisi belakang yang telah kebobolan tujuh gol dari lima pertandingan liga paling akhir. Salah satunya faktanya ialah menipisnya stock bek terutamanya di pos bek kanan.

Cederanya Joe Gomez serta Trent Alexander-Arnold terakhir membuat posisi bertahan mereka mudah ditembus. James Milner yang diletakkan di tempat itu tidak kembali kuat dari sisi fisik untuk turun-naik.

Jadi ketetapan Klopp meminjamkan Clyne ke Bournmeouth di bursa transfer Januari ini tempo hari dipertanyakan. Hal tersebut dimaksud dapat meneror kesempatan Liverpool jadi juara sebab semestinya Clyne-lah yang jadi pelapis pada saat Trent atau Gomez mangkir.

“Minimnya scuad Liverpool itu jadi tanda-tanda,” tutur bekas striker Blackburn Rovers, Chris Sutton.

“Membiarkan Clyne pergi dengan status utang – tiada pilihan memanggilnya kembali – ini ialah kekeliruan paling besar Klopp di Liverpool. Itu dapat membuat mereka kehilangan gelar juara,” sambungnya.

“James Milner memang dapat tampil menjadi bek kanan tetapi Liverpool kehilangan kontrol di posisi tengah. Baik Adam Lallana ataupun Naby Keita tidak berhasil tampil impresif waktu menantang West Ham, tetapi tidak cuma mereka saja. Berapakah kali Roberto Firmino salah mengoper bola?”

“Salah satunya perform terburuk Liverpool selama ini. Mereka begitu ringkih waktu terserang bola mati serta serangannya juga tidak tajam.”

Liverpool juga punya potensi digeser Manchester City yang sekarang hanya berselisih tiga angka di tempat ke-2 serta miliki beda gol lebih baik. Jadi The Reds harus mesti menaklukkan Bournemouth akhir minggu ini dengan score besar.

“Pertandingan menantang Bournemouth sangat terpenting. Liverpool perlu kemenangan meyakikan. Clyne tidak dapat dimainkan sebab tidak diizinkan melawan club pemliknya. Bagaimana Klopp akan begitu mengharap dapat memainkannya,” demikian Sutton yang mencapai titel Liga Inggris bersama dengan Blackburn tahun 1994.

About admin