Home / BERITA UMUM / Ibu di Ponorogo Lahirkan Bayi Kembar 3 di Usia 41 Tahun

Ibu di Ponorogo Lahirkan Bayi Kembar 3 di Usia 41 Tahun

Ibu di Ponorogo Lahirkan Bayi Kembar 3 di Usia 41 Tahun – Anugerah tidak tersangka hadir pada pasangan Rusdianto (45) serta Eka Dwi Purwati (41). Di usianya yang mencapai kepala empat, Eka malah dikaruniai bukan sekedar satu, tapi tiga anak sekaligus juga.

“Saya tidak program apa-apa, awalannya cocok umur kandungan 1 bulan ada 2 janin, selalu mencapai 2 bulan nyatanya ada 3 janin,” papar Eka di RSUD dr. Harjono, Ponorogo, Senin (25/2/2019).

Masyarakat Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun itu memberikan, itu adalah kehamilan ke empat. Dianya tidak menduga ada 3 janin di rahimnya.

Walau baru lahir, Eka telah mempersiapkan nama untuk ke-3 jagoan barunya itu. Sama dengan anak kembar biasanya, ke-3 bayi kembar itu akan mempunyai nama yang serupa yaitu Damar Setiaji, Danu Setiaji serta Dani Setiaji.

“Anak saya awal mulanya 2 wanita serta 1 lelaki. Ini anak ke empat, ke lima serta ke enam saya. Semua type kelaminnya lelaki,” tambah ia.

Eka mengakui tidak melakukan program KB sebab mempunyai kisah penyakit darah tinggi. Semenjak awal kehamilannya, tekanan darahnya telah naik. Bahkan juga waktu melahirkan juga, tekanan darah Ika sampai 220/120 mmHg.

Ika menceritakan, makin menambahnya umur kandungan, Eka terasa tubuhnya begitu lemah. Sampai dia tidak dapat beraktivitas teratur seperti umumnya. Lalu mencapai umur 32 minggu, tidak diduga ketuban dalam rahim Ika pecah serta sangat terpaksa dikerjakan aksi operasi sesar.

Ke-3 bayi itu lahir pada Sabtu (9/2) dalam suatu klinik kesehatan. Akan tetapi sebab keadaan ke-3 bayi begitu lemah, jadi dirujuk ke RSUD dr. Harjono. Jadi terhitung sampai ini hari, ke-3 bayi itu telah 17 hari di dalam rumah sakit. Eka merencanakan membawa pulang bayi itu dalam 2 hari ke depan sebab di tempat tinggalnya telah disediakan inkubator.

Kepala Ruang perawatan Sri Wahyuni menjelaskan, waktu bayi dibawa ke rumah sakit kondisinya sesak, reflek hisap belumlah bagus dan kebiruan. Pada akhirnya dikasih perawatan pemasangan oksigen, diinfus serta diletakkan di inkubator.

“Saat di sini kami latih minum melalui mulut, sesudah dapat mengisap pada akhirnya langsung menyusu ke ibunya,” kata Sri.

Walau selanjutnya dibawa pulang, Sri merekomendasikan ke-3 bayi itu dapat dijauhkan dari asap rokok serta pasien flu. Diluar itu, Eka pun disuruh untuk mengawasi konsumsi nutrisi hingga membuahkan ASI yang baik.

“Mesti dijauhkan dari orang yang merokok serta yang sakit flu, ibunya harus juga mengawasi nutrisi jika dapat dobel 3 kali makannya. Baik itu ikan, telur, sayur semua bisa dikonsumsi agar ASI lancar,” pungkas ia.

About admin