Home / BERITA UMUM / Dalam Sebulan Terungkap 2 Kasus Inses Di Sulsel

Dalam Sebulan Terungkap 2 Kasus Inses Di Sulsel

Dalam Sebulan Terungkap 2 Kasus Inses Di Sulsel – Dua perkara inses atau perkawinan sedarah tersingkap di Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam 1 bulan. Ke dua perkara itu tersingkap di Kabupaten Luwu serta Bulukumba.

Berdasar pada catatan, Senin (29/7/2019) , perkara inses pertama berlangsung di Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Satu orang pria, Ansar (32) , nekat memperistri adik kandungnya sendiri, Fitriani (20) . Istri resmi Ansar, Herfina, menyampaikan suaminya itu ke polisi pada Senin (2/7) waktu lalu.

” Iya udah kami udah terima laporan dari istri dari pria bernama Ansar. Ia diadukan atas pendapat perzinahan, ” kata Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan kala melakukan perbincangan, Selasa (2/7) .

” Jadi yg diadukan pun pendapat perselingkuhan pria ini dengan saudara kandungnya, ” sambungnya.

Ansar nekat bawa kabur adik bungsunya, Fitriani (20) ke Kalimantan. Disana, ke dua kakak beradik ini menikah dengan cara diam diam serta pernah ditonton oleh sepupunya, bernama Samparaja.

Tak cuma itu, Fitriani diberitakan udah hamil 4 bulan kala menikah dengan kakak kandungnya sendiri. Pernikahan kedua-duanya diamini sendiri oleh Ansar.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry mengemukakan faksinya konsentrasi pada laporan pelapor ialah istri resmi Ansar, Herfina, berkenaan bab perzinahan. Polisi mau membuka area perzinahan yg diadukan.

” Kami pengin menguber perzinahan itu apa di Bulukumba, Makassar, atau Kalimantan. Namun perzinahan ini yg pengin kita mengambil info dari saksi, ” kata Berry kala itu.

Kurang 1 bulan, penduduk kembali di gemparkan dengan perkara inses yg berlangsung di Kabupaten Luwu. Satu orang pria inisial AA dikatakan terjalin dengan adiknya, EI sampai punyai dua anak serta satu anak masih dalam kandungan.

Kakak beradik ini merasa dari Desa Lamunre Tengah, Belopa, LuwuLuwu. EI didapati yaitu janda yg udah kedua kalinya menikah.

” Ketika tahun 2013, saudari EI menikah dengan lelaki saudara B serta dikaruniai 1 orang anak lelaki bernama A. Lalu pada tahun 2014, E bercerai dengan suaminya, setelah itu menikah pada tahun 2014 dengan saudara H serta dikaruniai anak wanita bernama MR alias A. Akan tetapi 6 bulan berbarengan, jadi bercerai dengan suami ke dua, ” kata Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal.

Seusai bercerai, EI hidup berbarengan orang-tua serta kakak kandungnya, AA. Sejak EI kerja jadi pedagang snack di muka tempat tinggalnya, AA mulai dekati EI pada tahun 2016.

Sejak mulai itu, EI serta AA melakukan interaksi terlarang. Walaupun sebenarnya, mereka berdua yaitu saudara kandung.

” Sejak menjanda, saudari EI kerja jadi pedagang snack di muka tempat tinggalnya. Setelah itu pada tahun 2016, saudara AA mulai dekati adik kandungnya, saudari EI, ” jelas Faisal.

About admin