Home / BERITA UMUM / Cuti Bukan Untuk Mendukung Jokowi Kampanye

Cuti Bukan Untuk Mendukung Jokowi Kampanye

Cuti Bukan Untuk Mendukung Jokowi Kampanye – Yusril Ihza Mahendra berkata bab cuti kampanye Presiden yg kembali ikuti Pemilihan presiden. Buat Partai Bulan Bintang (PBB) , partai yg diketuai Yusril, usul Yusril itu bukan sikap partai serta bukan support pada Jokowi.

” Beliau bicara atas basic jadi pakar hukum tata negara, ” papar Sekjen PBB, Afriansyah Noor, Minggu (9/9/2018) malam.

Menurut Afriansyah, apakah yg diungkapkan Yusril sehubungan cuti Presiden sesuai sama undang-undang yg dia kenali. Waktu ini, PBB belumlah memastikan sikap support pada pasangan calon presiden mana saja.

” Kami belumlah memastikan support. Konsentrasi di Penentuan Legislatif (Pileg) , ” kata Afriansyah.

Awal kalinya, Yusril menyampaikan tiada keharusan buat presiden yg kembali maju pada pemilihan presiden untuk cuti atau mengundurkan diri dari jabatannya. Undang-undang, tuturnya, gak mengatur kewajiban buat presiden petahana untuk cuti atau mundur.

” Buat Presiden sebagai petahana tak ada keharusan untuk cuti atau mengundurkan diri. Penyusunan terkait kewajiban mundur atau cuti itu tak ada didalam UU Nomer 7 Tahun 2017 terkait Pemilu, terutamanya dalam Bab yg mengatur penyalonan Presiden serta Wakil Presiden. Hal semacam ini bukan saja laku buat Presiden Jokowi, akan tetapi juga buat siapapun sebagai Presiden petahana di negara kita, ” papar Yusril, dalam info tertulisnya, Minggu (9/9/2018) .

Yusril menyampaikan perihal itu jadi tanggapan atas ramainya meme di sosial media yg tersebar berkenaan UU Nomer 42 Tahun 2008 terkait Penentuan Presiden serta Wakil Presiden. Terutamanya pada clausal 6, yg mengatur kalau petinggi negara yg mencalonkan diri jadi calon Presiden kudu mundur dari jabatannya, diikuti beberapa kata, ” Jokowi Udah Resmi Bukan Presiden Indonesia serta Mesti Mundur Saat ini Juga.

About admin